Notulensi Diskusi Profesi

Waktu : 16.00 – 18.00
Tempat : KE 101 gedung Rumpun Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia.

Pembicara I : Ibu Fajar ( Koor Program Profesi )
1. Jadwal praktik profesi jumlah total ada 2000 jam dengan 36 sks, dmna setiap sks ada 4 jam (anak 3 sks, kmb 5 sks, gerontik 3 sks, maternitas 3 sks, komunitas 6 sks -> selebihnya akan dijelaskan ketika orientasi profesi.
2. Adanya undang- undang keperawatan memberi kejelasan bagi perawat untuk melakukan praktik keperawatan dan membuka lebar peluang untuk praktek mandiri perawat.
3. Dalam dunia perawat porsi perawat yaitu sebagai pekerja, untuk gaji merupakan reinforcement
4. Masalah saat ini yang membuat harga tawar perawat rendah yaitu lulusan perawat setiap tahunnya ada sekitar 50 ribu akan tetapi kebutuhan perawat menurut Depkes hanya sekitar 15 – 20 ribu tenaga perawat saja. Berbeda halnya jika bekerja di rumah sakit yg cukup besar seperti Fatmawati atau RSCM take home pay untuk perawat sudah mencapai 3,5-7jt/bulan
5. Evaluasi Kurikulum:
a. kurikulum terasa berat karena tidak ada libur
b. Target dari masing-masing gerbong sering ada yg miss. Misalnya ada tugas kreativitas anak, tapi belum dikerjakan dan kemudian bentrok dengan gerbong yang selanjutnya.
c. Ujian apabila tidak lulus sulit mencari waktu untuk remedial, sehingga sering bertubrukan dengan jadwal gerbong yang selanjutnya.
6. Revisi Kurikulum :
a. Tiap mata ajar diberi jeda 1 minggu libur untuk memperbaiki nilai yang remedial.
b. Satu sks matkul menjadi 3 jam.
c. Kemungkinan akan berlaku tahun depan, bukan tahun ini.
7. Untuk mahasiswa Profesi dihimbau agar dapat ‘belajar cerdas’. Misalnya ketika sudah praktik 1 minggu akan tetapi belum ada pembimbing untuk melakukan penilaian, mahasiswa harus tanggap dan segera menghubungi pembimbing, mengingatkan secara baik dan sopan. Selain itu kembali mengingat pelajaran yg sudah didapat ketika berada di kelas.
8. Merupakan hak dari setiap mahasiswa untuk berkonsultasi ke dosen mengenai evaluasi diri terhadap matkul apa yang belum dikuasai.
9. Untuk masalah 4 RS yang dijadikan tempat praktikum klinik merupakan RS yang sudah JCI.
10. Terkait Rumah sakit besar yang dijadikan tempat praktikum klinik apabila ada yang perlu dikomentari bisa menyalurkannya melalui scele.
11. Pra Profesi yaitu pada awal bulan Agustus
12. Terkait KIA dan proses lain sebelum mendapat gelar Ners akan diurus secara administratif dan dikelola oleh Prodi
13. batas nilai terendah untuk UKNI Ners 46, tahun lalu UI mendapat rata2 nilai terbaik 65
14. Untuk majasiswa yang ingin mengambil cuti profesi tidak bisa izin, karena jadwal profesi sendiri di UI maksimal hanya 1.5 tahun
Pembicara 2: Ibu Roro (Manajer Umum)
1. Terkait biaya profesi, ada bantuan biaya dari BOPTN yang hanya teruntuk mahasiswa reguler. Karena mahasiswa reguler dianggap sebagai anak negara.
2. Ekstensi tidak menjadi prioritas untuk diberi bantuan biaya karena diprioritaskan untuk mahasiswa yang belum bekerja dan masih merupakan tanggung jawab negara
3. Ekstensi sudah tidak lagi dianggap ‘anak negara’ sehingga tidak ada lagi keringanan. jika ingin ada keringanan, yg bisa diberikan yaitu mekanisme cicilan, itu pun jika memang ada keadaan yg bisa menjadi bahan pertimbangan fakultas untuk memberikan keringanan
4. Di UI menerapkan sistem UKT, jadi tidak ada lagi pemisah antara akademik ke profesi. Tetapi tetap untuk pengajuan BOPB ada mekanisme seperti mahasiswa baru (mengajukan berkas kembali)
5. Mahasiswa FIK di UI merupakan penyandang bantuan terbesar di UI karena hampir 50 % mahasiswa mengajukan bopb
6. Cicilan untuk profesi merupakan masalah request khusus jadi akan harus dipertimbangkan dengan baik tidak semua akan disetujui
7. Sebenernya biaya untuk ekstensi dan reguler sendiri sudah mendapat biaya subsidi dari pasca sarjana dan program doktor. Jadi kemungkinan besar peluang untuk mengambil cicilan sangat kecil terutama untuk ekstensi
8. mahasiswa profesi dengan bidikmisi biaya akan ditanggung penuh oleh negara. Oleh karena itu diharapkan mahasiswa bidikmisi jangan sampai putus ditengah jalan
9. Untuk mahasiswa BOPB, dan akan mengajukan biaya bopb profesi sistemnya akan mengikuti sistem dari UI. Untuk informasi akan diberitahukan lebih lanjut karena saat ini sistem bopb masih dalam proses pengurusan
10. Untuk reguler, biaya klinik sudah ditanggung oleh BOPTN
11. Untuk ekstensi, biaya profesi mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu (9jt menjadi 10jt), kenaikan tersebut karena sudah termasuk biaya klinik untuk mahasiswa ekstensi. Sehingga bisa dikatakan 10jt sudah bersih untuk 1 semester

Scroll to Top